Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Friday, 26 February 2016

Belum Ada Signal Positif Rencana Pembekuan Lifting

teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Foto by Google.com
Teknik Perminyakan Indonesia - Langkah pembekuan lifting dari negara OPEC yang telah berlangsung sepekan belum memberikan signal possitif dari pergerakan crude oil dari golongan Brent maupun WTI (Lihat disini). Rencana pembekuan ini diniliai negatif oleh Iran pasca sanksi ekspor migas nya telah dicabut januari 2016.

Iran berencana meningkatkan ekspor 1 juta bbl/d sampai satu tahun kedepan dimana ekspor Iran pada 2011 mencapai 3 juta bbl/d jelas ini membuat Saudi, Venezuela, Qatar, Rusia dengan rencana pembekuan nya meragukan banyak investor terkait rencana ini akan dibahas pada bulan maret mendatang. Menurut para analis perminyakan crude oil forcast akan tetap berada di level $36 bbl sampai desember 2017 (Lihat Disini).

Bukan menjadi opini lagi bahwasanya perusahaan disektor migas akan mengalami kebangkrutan ini dikarenakan banyak perusahaan tersebut tak mampu membayar hutang dengan profit yang mereka dapatkan tak sebanding dengan biaya produksi mereka.

Tuesday, 22 December 2015

Cabut Subsidi Ganti Fasilitasi

Cabut Subsidi Ganti Fasilitasi
Nosel SPBU

Kebijakan penghapusan subsidi merupakan tindakan yang tidak semua negara berani melakukannya, kebijakan ini diyakini akan memperkuat daya saing ekonomi dan industri menjadi lebih baik karena akan membangun kesadaran efisiensi di berbagai bidang, terutama dalam penggunaan energi. Sudah waktunya era subsidi dan proteksi digantikan dengan era fasilitasi agar pembangunan ekonomi memiliki basis ekonomi yang lebih kokoh.

“Berkali-kali Presiden mengatakan, sudah waktunya era subsidi, era proteksi itu dihilangkan kemudian diganti dengan era fasilitasi, era memberikan fasilitas kepada rakyat supaya para penerima hak itu betul-betul menerima haknya,” ujar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam sambutannya pada acara “Ekspedisi Kapsul Waktu 2085”, di Jayapura, Senin (21/12).

Pencabutan kebijakan subsidi bukan saja dilakukan Negara-negara yang produksi migasnya terbatas namun juga dilakukan oleh Negara-negara yang memiliki tingkat produksi migas yang tinggi seperti Arab Saudi yang saat ini sedang bersiap-siap mencabut subsidi agar mereka dapat membangun ekonomi dengan basis ekonomi yang lebih kokoh.

"Kemarin kita punya tamu dari Saudi Arabia, salah satu anggota dewan ekonomi yang kebetulan beliau adalah mantan Menteri Kesehatan menjadi penasehat utama kerajaan untuk bidang ekonomi. Arab Saudi, yang segitu kaya minyak sedang bersiap-siap mencabut subsidi, bukan karena mereka tidak punya uang, tetapi mereka sadar bahwa terus menerus memanjakan masyarakat dengan subsidi yang tidak tepat itu adalah melemahkan perekonomian bangsa,” ujar Sudirman.

Friday, 18 December 2015

Kontrak Jual Beli Gas Bumi

Teknik-Perminyakan - Sebanyak enam perjanjian jual beli gas bumi (PJBG) ditandatangani pada hari ini, Selasa (20/10) bertepatan dengan pembukaan konferensi dan pameran minyak dan gas bumi Asia Pasifik (APOGCE) di Nusa Dua, Bali. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi.

Menurut Amien, seluruh kontrak ini diperuntukkan guna memenuhi kebutuhan domestik yang terdiri dari tiga kontrak untuk sektor kelistrikan, dua kontrak untuk sektor industri dan satu kontrak untuk memenuhi kebutuhan elpiji.

‘’Dengan adanya penandatanganan kontrak ini, maka potensi pendapatan negara selama periode perjanjian jual beli akan bertambah sebesar US$587 juta atau sekitar Rp7,86 triliun", jelas Amien.

Perjanjian jual beli gas bumi yang ditandatangani untuk sektor kelistrikan yaitu, PetroChina International Jabung Ltd. dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Batam dengan jangka waktu 7 tahun 3 bulan, pasokan 10-17 miliar british thermal unit per hari (BBTUD) dan tambahan penerimaan negara sebesar US$323,9 juta atau sekitar Rp4,34 triliun.

Kemudian, Energy Equity Epic (Sengkang) Pty Ltd dengan Perusahaan Daerah Sulawesi Selatan dengan jangka waktu selama 4 tahun, pasokan 40-68 BBTUD dan pendapatan negara sebesar US$176,77 juta atau sekitar Rp2,37 triliun. Selain itu, amandemen PJBG antara PT. Pertamina EP dengan PT. Pura Daya Prima untuk jangka waktu 4 tahun, pasokan 3,8 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan penerimaan negara sebanyak US$7,2 juta atau sekitar Rp96,5 miliar.

Untuk sektor industri, perjanjian yang ditandatangani yakni JOB Pertamina-PetroChina East Java dengan PT. Gresik Migas dengan jangka waktu selama 4 tahun, pasokan 1,2-3,2 MMSCFD dan penerimaan negara sebesar US$6,9 juta atau sekitar Rp93 miliar.

Terdapat pula kesepakatan gas suar bakar (flare gas) antara PT. Pertamina EP dan Pertamina (Persero) selama 5 tahun, pasokan 3-8 MMSCFD dan perkiraan penerimaan Negara US$4,2 juta atau Rp56 miliar. Terakhir, perjanjian antara ConocoPhillips Indonesia untuk memasok 230.000 metrik ton elpiji per tahun kepada Pertamina (Persero) selama satu tahun yang diperkirakan menambah menambah penerimaan sebesar US$68 juta atau sekitar Rp911,2 miliar.

"Penandatanganan kontrak ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan industri migas Indonesia yang setahun belakangan ini mengalami penurunan", ujar Amien.

Pertamina Kelola Blok Mahakam

http://teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Ilustrasi : Offshore Field

Mulai 1 Januri 2018, PT Pertamina (Persero) secara resmi akan mengelola Blok Mahakam yang terletak di Kalimantan Timur.Mengelola Blok Mahakam yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, tentunya bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, pengalihan pengelolaan dari Total E&P kepada Pertaminamenjadi sejarah bagi industri migas nasional untuk mengelola blok yang besar tersebut. 

“Setelah hampir 50 tahun bekerja sama dengan Total dan Inpex, menerima benefit bersama-sama sebagai hubungan antara pemerintah dan kontraktor, maka sore ini menandakan suatu milestone bagaimana pengalihan itu dilakukan,” kata Menteri ESDM Sudirman saat menyampaikan sambutannya, di Gedung Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Rabu (16/12). 

Khusus kepada Pertamina, Sudirman mengatakan, tanggung jawab yang diemban BUMN tersebut sangat besar, apalagi produksi Blok Mahakam juga besar. Ini merupakan ujian bagi Pertamina agar dapat menjalankannya dengan sebaik-baiknya, termasuk juga mampu menjaga produksi migas di blok tersebut. 

Penandatanganan HoA antara Pertamina dengan Total dan Inpex ini, menurut Sudirman, juga merupakan suatu era baru di mana Pertamina akan mengelola blok yang besar dan harus membuktikan bagaimana suatu proses transisi dikerjakan dengan lancar, tanpa ada gejolak.
Dalam kesempatan itu, Sudirman juga mengharapkan agar Total dan Inpex mau bekerja sama dengan Pertamina. Saat ini, term and condition masih dalam pembahasan. Diharapkan sebelum akhir tahun 2015, kontrak kerja sama (KKS) baru sudah dapat ditandatangani. 

HoA Mahakam memuat prinsip-prinsip dasar alih kelola untuk dituangkan lebih lanjut ke dalam perjanjian definitif. Secara garis besar, terdapat dua kesepakatan penting yang termuat dalam HoA WK Mahakam, yaitu transfer agreement dan commercial agreement. Transfer agreement untuk menjamin terjadinya peralihan operatorship yang baik dan memungkinkan upaya mempertahankan kelanjutan operasi selama masa transisi dari kontraktor eksisting kepada Pertamina, termasuk proses pengalihan pekerja Total menjadi pekerja Pertamina dan penyiapan anggaran, rencana kerja, dan perizinan yang dibutuhkan untuk operasi pasca-31 Desember 2017 dapat berjalan lebih mudah.

Sedangkan commercial agreement menekankan kepada kesepakatan komersial antara Pertamina dan Total & Inpex dalam menyelesaikan komposisi kemitraan pada Kontak Kerjasama yang baru dibentuk, serta hal-hal yang terkait dengan bentuk dan prosedur kerja sama (Joint Operation Agreement, JOA) antara pihak dalam KKS yang baru. 

“Pada prinsipnya, kontrak baru nanti harus memberikan keuntungan bagi negara sekaligus memberikan ruang bagi Pertamina untuk dapat tumbuh berkembang lebih cepat di bisnis hulu,” kata Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam.

Kontrak Kerja Sama (KKS) WK Mahakam ditandatangani pada tanggal 6 Oktober 1966 dan berakhir tanggal 30 Maret 1997. Kontrak tersebut telah diperpanjang pada tanggal 11 Januari 1997 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2017. 

Berdasarkan surat Menteri ESDM No. 2793/13/MEM.M/2015 tanggal 14 April 2015 dan Surat Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No. 8484/13/DJM.E/2015 tanggal 2 Juli 2015 telah ditetapkan bahwa KKS WK Mahakam yang berakhir tanggal 31 Desember 2017 tidak diperpanjang, serta Pertamina ditunjuk sebagai pengelola WK Mahakam setelah 31 Desember 2017. Sebagai bagian dari upaya peralihan, perlu dilakukan langkah-langkah dan koordinasi untuk melakukan peralihan pengelolaan dari Total E&P Indonesie kepada Pertamina. 

Wilayah Kerja ini memiliki luas 2.738,51 km2 dan terletak di provinsi Kalimantan Timur serta merupakan wilayah kerja onshore dan offshore. WK Mahakam mulai berproduksi pertama kali pada tahun 1974. Rata-rata produksi tahunan WK Mahakam saat ini (status 16 Juni 2015) adalah gas sebesar 1.747,59 MMSCFD serta minyak dan kondensat sebesar 69.186 BOPD. (TW)

Thursday, 22 October 2015

Wanita Ini adalah : Company Women

http://teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Penny Chan
Layaknya perusahaan-perusahaan minyak dan gas di dunia, di mana para karyawan yang bekerja di lapangan lepas pantainya kebanyakan pria, Penny Chan telah muncul sebagai perintis untuk Petroleum Nasional Berhad (PETRONAS) dengan menjadi Penyedia Pengeboran wanita pertama perusahaan minyak nasional Malaysia. 

Gadis berusia 26 tahun ini membuktikan upaya Perusahaan untuk memperkuat karyawannya melalui keragaman dan parsitipasi. Ini tercantum pada Laporan Kesinambungan 2014 Petronas, di mana menyebutkan bahwa karyawan merupakan aset terbesar dalam usaha untuk mempertahankan keunggulan persaingan pada bertambahnya iklim operasi yang kompleks. Di samping itu, Petronas juga menyatakan pada SR2014 bahwa "kesetaraan, keragaman dan partisipasi merupakan prinsip wajib untuk mempermudah perkembangan orang-orang kami".
 
Penny Chan mulai bergabung dengan Petronas pada bulan Maret 2011, dan saat ini sebagai wakil Penyelia Pengeboran di proyek NC-3 lepas pantai Sarawak, Malaysia. Bekerja jauh dari daratan, dia kadang "satu-satunya" wanita di Rig di antara 150 pria. Tetapi dia telah berhasil sukses, dan pengalaman telahmembikin dia seorang komunikator dan pemimpin.

Lulusan kelompok perintis program Keinsinyuran Perminyakan di Universiti Teknologi Petronas (UTP) itu menerangkan bahwa karyawan harus berkepribadian, bersemangat dan sopan. Agar efektif bekerja di Rig yang didominasi oleh pria, dia selalu mengesampingkan isu jenis kelamin, hanya fokus pada kekuatan profesional. Sebagai Penyelia Pengeboran, dia harus merencanakan, bekerja dan berkoordinasi dengan suatu kelompok pekerja lepas pantai dan bekerjasama untuk memastikan bahwa operasionalnya bagus. Oleh karena itu, sangat penting baginya agar bisa akrab dan selalu menyambut diskusi-diskusi, dan bekerjasama memecahkan masalah jika ada kendala. Gairah bisa menular, dia tertarik dan antusias dengan kegiatan yang sedang berlangsung setiap saat dan peduli dengan kru di rig. Semangat yang dia lakukan di rig, menyehatkan dan bermanfaat. Dan itu juga akan meningkatkan energi orang-orang di sekitarnya dan dia selalu merasa mendapat dukungan yang berkesinambungan dari kelompoknya. Lagipula, Chan merasa pentingnya untuk sopan dan menghargai dalam berinteraksi dengan stafnya. Dia merasa lebih mudah bekerja di suatu lingkungan kerja yang positif, di mana saling menjaga layaknya sebuah keluarga besar di rig. Kesemuanya ini sungguh akan mengakibatkan aktifitas pengeboran berjalan dengan lebih aman, murah dan cepat. Meskipun dia adalah seorang Penyelia Pengeboran, Chan sering disangka sebagai seorang pengikut latihan oleh orang-orang yang belum pernah bekerja dengannya. Dia bilang kadang-kadang gunjingan di sekitarnya membuatnya tidak nyaman, namun daripada diam dia bicara kegelisahannya kepada teman-teman prianya.

Itu kadang terjadi, tetapi dia ingin bicara secara pribadi dan bilang kepada orang itu bahwa dia kurang nyaman dengan omongan mereka. Orang-orang di sekitarnya menjadi maklum dan baik-baik saja karena dia bicara layaknya seorang teman. Bekerja di sebuah rig modern lepas pantai tidaklah memerlukan aktifitas fisik seperti masa-masa sebelumnya, karena sudah banyak proses yang otomatis. Tantangan fisik yang cukup menakutkan hanyalah naik ke tumupukan selubung, karena semakin lama semakin tinggi. Juga bergantungan dengan tali untuk mengayun dari/ke anjungan. Jika gelombang cukup ganas dan salah perhitungan waktu mengayun, bisa-bisa jatuh ke laut. Dia juga wajib mengikuti pelatihan Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET) untuk memperoleh lisensi bekerja di lepas pantai.

Perpindahannya yang cukup lancar untuk bekerja di rig lepas pantai juga dipermudah dengan partisipasinya pada program "All Rounded Drilling (ARD)" Petronas. Dalam program ini, peserta latihan ditugaskan ke berbagai Rig untuk mengenal dan mereka juga dilengkapi dengan belajar kompetensi tehnik intensif di klas dan latihan-latihan simulator. Dengan mendapatkan pelatihan ARD ini, mereka dibekali dengan ketrampilan yang mumpuni dan ilmu agar bisa bekerja dan menyesuaikan kultur Rig dengan nyaman. Lagi pula, menurut Chan, pindahnya dia dari lingkungan pekerjaan kantor ke rig lepas pantai merupakan tantangan. Seharusnya setelah lulus, dia menjadi seorang petro-physicist dan harus bekerja di kantor saja. Namun, Petronas menawari dia suatu pekerjaan di Departemen Pengeboran sebagai seorang Insinyur Sumur.

Karena itu dia tidak berpikir panjang lagi, terutama setelah dijelaskan tentang lingkup pekerjaan, tantangan, kesempatan dan juga kemungkinan prospek kariernya. Dia telah melakukan pilihan yang tepat, karena dia menyukainya. Petronas adalah perusahaan internasional, jadi dia mempunyai kesempatan untuk bekerja ke luar negeri. Bulan Juni - Oktober tahun 2014 yang lalu dia bekerja di Myanmar waktu ditugaskan sebagai Penyelia Pengeboran malam di sebuah Rig darat Sementara itu, Chan mengamati bahwa bekerja di rig lepas pantai tidaklah begitu berat, terbukti sekarang mulai banyak para wanita yang melakukan pelatihan. Dan sekarangpun Rig-rig lepas pantai yang baru, kamar, KM dan ruang ganti pakaian khusus untuk wanita telah dipisahkan . Setelah menjadi Penyelia Pengeboran wanita pertama perusahaan minyak nasional Malaysia, sekarang Chan bercita-cita ingin menjadi Pemimpin Pengeboran wanita pertama karena dia pengin membantu perusahaannya menjadi lebih efisien.

Tehnologi baru selalu datang, jadi dia selalu berpikir bagaimana caranya agar mereka bisa mengebor lebih aman, murah dan cepat. Dia tidak masalah sebagai Pemimpin Pengeboran dalam waktu yang lama dan itu akan merupakan tantangan baginya. Dia pengin memimpin situasi pengeboran sumur yang kompleks dan menantang, dalam waktu yang bersamaan mengembangkan dan mengajari kelompok baru insinyur-insinyur muda. Tapi dia merasa harus lebih banyak belajar sebelum melakukan tugas itu, karena akan bekerja lebih keras.

Sementara itu, Chan fokus pada pekerjaannya dan terutama mendapatkan penghargaan dari rekan-rekannya, dan dia percaya cara memanfaatkan bakat dan keahliannya untuk membuktikan "harga dirinya" Chan menguraikan, setelah bekerja di Rig, kita akan belajar tentang psikologi Rig. Dari sana kita belajar bagaimana cara bergaul & bicara dengan setiap orang. Pelan-pelan, mereka akan menghormatimu dan kita akan mengetahui kelebihan & kekurangan mereka. Sebagai pelopor, dia bilang bahwa Petronas menjadi suatu pilihan bagi karyawan-karyawan wanita untuk memulai karier mareka, terutama di lingkungan minyak dan gas lepas pantai.

Ini betul-betul akan menginspirasi lebih banyak wanita untuk mencari tantangan dan jalan lebih mudah daripada jaman dahulu. Dengan adanya kesetaraan dan berlimpahnya peluang, juga disediakannya program latihan tersusun oleh Petronas, dia sangat yaqin mereka akan mempunyai tenaga kerja yang beragam dan interaktif. Seharusnya tidak boleh ada lagi penghalang kepada wanita yang berminat untuk bekerja pada industri minyak dan gas yang menantang dan mereka harus selalu dipacu oleh sesuatu yang menarik, dan apa yang mereka inginkan untuk berhasil.

Kesempatan itu terdapat di Petronas, karena tahun lalu PMN telah menganggarkan sekitar US$116juta (MYR500juta) pada manajemen kemampuan dan juga pelatihan kepemimpinan dan pengembangan kompetensi. Itu merupakan jumlah yang cukup signifikan, tetapi Petronas melakukannya sebagai investasi jangka panjang. Selain membuat investasi yang besar dalam membina bakat, Perusahaan juga memerlukan waktu yang lama dalam perencanaan suksesi dan pengembangan karyawannya yang berjumlah 51.000 orang.

Ditekankannya munculnya manajemen kemampuan disebabkan oleh perubahan rentang demografik dalam perusahaan yang 55% karyawannya masih berumur kurang dari 35 tahun. Pada aktifitas internasionalnya, karyawan bukan orang Malaysia sekitar 1/5 dari seluruh tenaga kerja Perusahaan. Tahun lalu 21%, sedikit berubah dari tahun 2012 dan 2013. Pada pembagian jenis kelamin dalam Perusahaan pada tahun 2014, 72% pria sedangkan wanitanya 28% - rasio yang sejajar pada dua tahun sebelumnya. edBT

Pahlawan Perminyakan

teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Myron Macy Kinley 
Myron Macy Kinley terlahir di Santa Barbara, Kalifornia pada tahun 1898. Dia putra Karl T. Kinley, seorang penembak torpedo yang bekerja di Ladang minyak Midway, dekat Taft, Kalifornia. Dan diusianya yang baru 14 tahun, Myron sudah membantu ayahnya mengangkut nitrogliserin naik turun sepanjang jalan lapangan minyak yang sulit, mengisi cairan gliserin ke dalam tabung aluminium yang nantinya akan dijatuhkan ke dalam sumur. 

Pada tahun 1913, Karl dan Ford Alexander, temannya, disewa oleh Perusahaan K.T.&O. di ladang Midway untuk meledakkan kepala sumur Hay No.7 yang baru terbakar, sebelum apinya kemudian dipadamkan dengan uap dari ketel di dekatnya. Ketika meledak, kepala sumur pecah menjadi berkeping-keping dan tidak diduga, mampu memadamkan apinya selama beberapa menit. Dengan tidak adanya kepala sumur lagi dan api menyembur ke atas, kemudian diledakkan untuk kedua kalinya agar api betul-betul padam.

Myron muda, yang saat itu sudah berumur 15 tahun menyaksikannya. Setelah ikut ambil bagian pada PD I di bagian artileri, Myron pulang ke Kalifornia dan bekerja bersama ayahnya selama beberapa tahun. Di tahun 1924, Myron dan Floyd, adiknya, pindah ke Tulsa, Oklahoma dan mendirikan Perusahaan "Standard Torpedo". Dan dalam 6 bulan, keduanya kembali ke bisnis pemadaman api sumur minyak, memadamkan kebakaran-kebakaran besar di ladang minyak Cromwell di propinsi Seminole, Oklahoma. Reputasi Kinley bersaudara dalam pemadaman api segera melegenda. Kemudian mereka memindahkan usahanya ke Houston dan membentuk Perusahaan "M.M.Kinley". Dan hampir setiap orang di dunia yang sumurnya meledak akan segera menelpon Mohawk 4501 di Bellaire unuk meminta pertolongan Myron "Mac" Kinley. Dimasa itu saingan Kinley hanyalah seorang, namanya H.L."Pat" Patton, juga dari Houston.

Pada usia 38 tahun, sebagai pemadam api sumur minyak, Kinley terlibat langsung dalam kebakaran & ledakan lebih dari 600 sumur di seluruh dunia. Di tahun '30, '40 dan '50, dalam Bumi masih ada tekanan dari dasar sumur. Dengan banyaknya kebakaran dan meledaknya sumur, Kinley selalu berada di sana dengan gagahnya.

Myron sering melakukan perjalanan dari Houston ke Timur Tengan atau ke manapun ada panggilan. Terbang selama 60-70 jam dengan DC-3 dan hanya membawa kopor penuh dengan pakaian kerja dan sebuah helm. Apapun peralatan /perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaannya di sana, beliau selalu membuatnya di lokasi. Beliau adalah seorang "empu pemecah masalah". Myron secara fisik juga sangat tangguh; lututnya sempat hancur waktu memadamkan api di Texas Timur pada tahun 1931, namun menjinakkannya sendiri sumurnya dengan menyuruh teman-temannya agar menjauh dari api.

Pada tahun 1936, Floyd, adiknya meninggal di lantaibor karena tertumbuk pipa bor waktu terjadi ledakan sumur di propinsi Goliad. Setahun kemudian waktu Myron baru mengisi gliserin ke dalam tong untuk memadamkan suatu kebakaran sumur dekat kota Bay, Texas, tongnya meledak terlalu dini dan menewaskan teman yang berdiri di sebelahnya, juga melibas kaki kanannya hingga parah sekali. Cacat tersebut dan kemudian disusul dengan cedera-cedera berikutnya di kaki yang sama, mengakibatkan lumpuh total sampai akhir hayatnya. Juga karena kakinya yang lumpuh itu menyebabkan beliau terbakar hebat pada tahun 1945 sewaktu mematikan sumur di Venezuela. Kru Halliburton sempat membawanya dengan mobil pick-up dan menyelamatkan jiwanya. Myron harus terbaring selama 6 bulan agar sembuh dari luka-luka bakarnya.

Segera setelah sembuh di tahun 1946, Kinley mempekerjakan Red Adair muda untuk membantunya. Boots Hansen, Coots Matthews dan Richard Hatteberg juga bekerja dan belajar dari Myron Kinley. Banyak tehnik-tehnik pemadaman kebakaran yang dipakai jaman sekarang, pada awalnya dikembangkan oleh Myron 90 tahun yang lalu dan kemudian hanya sedikit sekali perubahannya. Contohnya, untuk menempatkan peledak ke dasar sumur yang baru terbakar, dengan cara membuat troli sederhana ke sumur dan tabung atau tong yang diisi gliserin yang dimuatkan pada sebuah kereta kecil kemudian ditarik atau didorong ke sumur baru kemudian diledakkan.

Pada tahun 1933-34, Kinley pertama kali menciptakan kereta Athey, sebuah lengan panjang dengan rel Athey, digunakan untuk membersihkan puing-puing dari sumur yang terbakar dan untuk memudahkan penembakan tepat di dasar api. Menurut teman-teman kerjanya, Kinley merupakan sosok yang tangguh, ulet, keras kepala dan pekerja keras. Tapi juga baik hati, contohnya waktu tahun 1958 Adair meninggalkannya, beliau begitu sedih. Waktu Coots bekerja dengannya, Myron selalu menyetir mobilnya sendiri yang dipasangi akselerator khusus dan dibagi dua di sebelah kiri papan lantai sehingga Myron bisa menempatkan kaki kanannya yang lumpuh ke bangku penumpang. Coots harus duduk di bangku belakang. Jika Myron harus naik pesawat terbang, terpaksa duduk di gang karena kakinya yang cacat. Meskipun Myron Kinley cuma sekolah sampai klas 8, tetapi dengan keahliannya di bidang pemadaman api & pengendalian sumur liar, beliau merupakan seorang inovator dan penemu peralatan yang berhubungan dengan perminyakan. Beliau beserta Jack, putranya dan Karl, cucunya telah mengembangkan dan memiliki beberapa hak paten - termasuk sebuah pelubang pipa mekanis, sebuah alat rangkaian penembak, Jar yang kuat, sebuah pemotong sandline dan Kaliper Kinley yang terkenal dan sekarang masih dipakai di seluruh dunia untuk menentukan integritas selubung.

Myron masih mengendalikan sumur liar sampai berusia hampir 64 tahun. Di tahun 1962 beliau berhasil menutup sumur dan memadamkan kebakaran hebat di Jepang, lantas menerima penghargaan kehormatan yang dilimpahkan kepada orang asing, "Orde Matahari Terbit ke 5".

Myron baru pensiun dari aktifitas pemadam kebakaran setelah bertugas di Jepang dan kemudian tinggal di Chickasha, Oklahoma bersama Jessie, istrinya. Kemudian beliau mengebor dan mengoperasikan sumur-sumur minyak dan gas sampai wafatnya di tahun 1978. Istrinya kemudian menyusun buku biografi Myron berjudul "Call Kinley".

Peran Myron Kinley dalam sejarah pemadaman api dan pengendalian sumur liar tidaklah tertandingi. Industri minyak dan gas dunia sangat berhutang budi, begitu menghormati dan mengagumi beliau. edBT

GOLDEN DRILLER of TULSA..

http://teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Tulsa
Pada tanggal 8 Oktober 1923, sebanyak 5.000 pengunjung tanpa mempedulikan hujan lebat, menyaksikan pembukaan "Kongres dan Pameran Perminyakan Internasional Pertama" di kota Tulsa, suatu peristiwa tahunan yang akan berulang lagi selama beberapa dekade.

Lebih dari 200 peserta memamerkan barang-barang perminyakan dalam negeri paling lengkap yang pernah dirakit hingga tengah malam sebelum pengunjung terakhir meninggalkan arena pameran.

Ditahun-tahun berikutnya, pengunjung bertambah lebih dari 120.000 orang. Pada pameran ditahun 1953, perusahaan "Mid-Continent Supply" dari Forth-Worth memperkenalkan patung "Juru Bor Emas dari Tulsa" yang asli, menggambarkan seorang Roughneck yang tangan kanannya memberi tanda "OK". Pada Pameran tahun 1959, patung ini didirikan kembali dengan bentuk seorang Roughneck yang memanjat Menara sambil melambaikan tangan.

Kemudian pada tahun 1966 waktu pengunjung memuncak, raksasa setinggi 76 kaki seberat hampir 22 Ton itu dibuat ulang, tetapi dengan bentuk yang berbeda, menggambarkan seorang Roughneck yang tangan kanannya bertumpu pada sebuah menara Rig bekas, yang diambil dari ladang minyak yang sudah habis di Seminole, Oklahoma.

Menurut cerita, patung ini dirancang oleh seorang imigran Yunani bernama George S. "Grecco" Hondronastas, terbuat dari 250 mil batang baja & sirat. Ini patung tertinggi no.5 di Amerika Serikat dan dirancang mampu menahan laju angin dengan kecepatan 200 mpj. Untuk memelihara patung ini, pada tahun 2011 yang lalu telah diadakan inspeksi menyeluruh dan kemudian dicat ulang dengan harapan tahan dalam waktu 100 tahun.

Goncangan ekonomi dimulai dengan adanya embargo minyak OPEC pada tahun 1973, sehingga melemahkan industri perminyakan. Dan setelah berlangsung setiap tahun selama 57 tahun, Pameran Perminyakan Internasional berakhir pada tahun 1979. edBT

Wednesday, 21 October 2015

Peran Geologist Dalam Eksplorasi Ladang Minyak


Geologist
Ilmu geologi berperan penting sejak tanggal 5 Oktober tahun 1915, waktu penemuan sebuah ladang minyak di Mid-Continent. Sumurnya dibor oleh Wichita Natural Gas, sebuah anak perusahaan Cities Service Company yang menemukan ladang minyak El Dorado seluas 34 mil persegi di Kansas tengah.Awalnya sumur Stapleton No. 1 memproduksi 95 bph dari kedalaman 600 kaki, sebelum dibor lagi sampai sedalam 2500 kaki dan memproduksi 110 bph dari formasi pasir Wilcox. Sumur-sumur yang lain segera dibor di sebelah timur Wichita.

Penemuan minyak setahun sebelumnya di dekat Augusta telah meminta sesepuh El Dorado agar menyewa geologis negara bagian untuk melakukan suatu studi geologi di daerah sekitarnya.
Dengan pertama kali memakai metode survei ilmu geologi, Cities Service telah mengidentifikasi suatu antiklin yang menjanjikan dan kemudian menyewa tanah seluas 30.000 hektar dekat kota El Dorado di propinsi Butler. Hasil kerja lapangan mereka menguraikan Antiklin El Dorado.

Ilham geologist sumur ini membuat Gulf Oil, Standard Oil dan perusahaan-perusahaan lain untuk mempekerjakan Geologist. Para petinggi industri seperti Archibald Derby, John Vickers dan William Skelly menyatakan perusahaan-perusahaan penghasil dan penyuling minyak di El Dorado berterimakasih pada ladang minyak ditahun 1915 itu. Jadi berawal dari ide tersebut, kemudian tidak ada perusahaan minyak di dunia ini yang akan mengebor sebuah sumur tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan seorang Geologist.

Sebelum tahun 1915, Geologist hanya dianggap seperti tukang sulap dan tidak berguna. Mereka hanya dipandang sebagai tukang obat atau dukun klenik. Dari situlah yang mendasari perubahan kemajuan dan menyatakan bahwa Geologi sebagai salah satu ilmu yang penting dalam industri perminyakan.

Waktu Amerika terlibat dalam PD I, perkembangan ladang minyak meningkat dan di tahun 1918 lapangan El Dorado memproduksi 29 juta barel minyak. Selagi jumlah sumur di propinsi Butler berlipat ganda, Oil Hill berubah menjadi "kota perusahaan" terbesar di dunia dengan jumlah penduduk 8500 orang. Sumur Stapleton No. 1 yang berproduksi sampai tahun 1967, sekarang banyak dikunjungi wisatawan - dikenal sebagai Museum Minyak Kansas. Di sana terdapat pameran alat-alat industri perminyakan seluas 20 hektar, model-model pengilangan bersejarah setempat, dan sebuah tempat rekreasi yang menggambarkan jalan utama kota waktu berhasilnya minyak pada tahun 1920.
Maka boleh bangga & berbahagialah kepada teman-teman yang pernah menjadi wellsite Geologist, atas peran & jasa kalyanlah, sehingga industri perminyakan dunia bisa berkembang pesat seperti sekarang ini. BTeditor

Wanita Tangguh Lepas Pantai - Symbat Kazhymuratova

http://teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Symbat Kazhymuratova
Nama saya Symbat Kazhymuratova, berasal dari Kazakhstan. Saya sebagai Insinyur Lapangan bagian Pemasangan alat-alat Produksi pada sumur yang sudah terpasang selubung (Completions and Wellbore Intervention - CWI) dan sudah bekerja di Perusahaan ini sejak tahun 2013.

Saya tertarik pada industri minyak dan gas karena banyak kesempatan untuk bekerja di suatu lingkungan dengan berbagai kultur. Dan merupakan suatu tantangan tersendiri menjadi seorang Insinyur wanita pada suatu perusahaan jasa, juga pelatihan yang disediakan di berbagai fasilitas di seluruh dunia dan kesempatan berkembangnya karier di perusahaan ini. 

Saya terlibat di semua aspek bisnis, termasuk operasional, tehnik aplikasi, suplai, kwalitas dan kehukuman. Setiap hari saya belajar sesuatu yang baru dan bertanggung-jawab memberikan pelayanan dan dukungan. Kami harus bisa beradaptasi, fleksibel dan inisiatif dalam pengambil an keputusan. 

Dan yang lebih mengasyikkan, saya mempunyai banyak teman waktu mengikuti pelatihan dan bekerja di rig, bisa belajar bergaul dengan berbagai macam orang. Kebetulan saya menguasai 3 bahasa : Kazakh, Inggris dan Rusia.

Menjadi insinyur wanita pertama bagian Completions and Wellbore Intervention (CWI) dan bekerja di proyek terbesar lepas pantai di ladang minyak Kashagan, Kazakhstan tidaklah mudah. Karena kondisi tempat kerjanya yang sangat ekstrim, hujan dan panas, dan bekerja penuh tekanan. Tapi saya bangga karena bisa mengalahkan tantangan dan berhasil menyelesaikan semua tugas dengan lancar. BTeditor

Sunday, 11 October 2015

Keputusan Final Blok Masela Ditunda

http://teknik-perminyakan-indonesia.blogspot.com
Sudirman Said
Mentri ESDM
 
Teknik Perminyakan - Penundaan keputusan mengenai Plan Of Development 1 (POD 1) Blok Masela oleh pemerintah menjadi Desember 2015 yang seharusnya diputuskan pada tanggal 10 Oktober 2015. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan pemerintah membutuhkan waktu tambahan selama dua bulan ke depan, untuk memberi kesempatan kepada konsultan independen mengkaji opsi terbaik pengembangan Blok Masela.

“Saya kasih waktu dua bulan karena ingin masyarakat mendapatkan informasi yang sehat dan mudah-mudahan hasil kajian konsultan itu bisa menjelaskan opsi terbaik untuk Masela,” ujar Sudirman di Jakarta, Kamis (8/10).

Beberapa waktu lalu, Inpex Masela Ltd sebagai operator Blok Masela telah menyodorkan revisi atas POD Lapangan Abadi berikut pembangunan floating liquefied natural gas (FLNG) dari kapasitas 2,5 million ton per annum (MTPA) menjadi 7,5 MTPA ke SKK Migas.

Akan tetapi, di tengah pembahasan tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mendesak Menteri ESDM Sudirman Said untuk mengevaluasi opsi pembangunan fasilitas pengolahan LNG di darat atau Land Based LNG di pulau Aru, Maluku karena menilai investasinya lebih murah jika dibangun di darat.
 
Dalam hitungan Rizal, total investasi untuk pembangunan Land Based LNG hanya mencapai US$ 14,6 miliar sementara FLNG mencapai US$ 19,3 miliar.

Sementara Amien Sunaryadi menghitung, total dana yang dibutuhkan untuk membangun FLNG hanya mencapai US$ 14,8 miliar, atau lebih murah US$ 4,5 miliar dari total pembangunan LNG di darat yang ditaksir mencapai US$ 19,3 miliar.

Ini mengingat pada konsep FLNG tidak menggunakan pipa gas penghubung ke Pulau Aru yang sedianya menjadi lokasi dari pembangunan Land Based LNG. Tak ayal, Amien pun lebih condong memilih FLNG ketimbang soal perbedaan angka, mungkin pak Rizal punya analisa sendiri," ujar Amien. (bes)

Friday, 9 October 2015

PEMBORAN SUMUR MINYAK


PEMBORAN SUMUR
Setelah diketahui adanya potensi dari titik titik kordinat yang di survey, kegiatan selanjutnya adalah pembuatan sumur uji untuk memastikan bahwa apakah di dalam lapisan batuan tersebut terdapat suatu potency cekungan endapan minyak setelah mengevaluasi reservoir, selanjutnya tahap mengembangkan reservoir.Yang pertama dilakukan adalah membangun sumur (well-construction) meliputi pemboran (drilling), memasang tubular sumur (casing) dan penyemenan (cementing). Lalu proses completion untuk membuat sumur siap digunakan.

Adapun cara yang digunkan untuk membantu proses pencarian sumber minyak baru pada sumur eksplorsi baru, kita dapat mengunakan alat dan mengindentifikasikan mengunakan media penelitian semple sebagai berikut :

1. Gas Sensor (pada geolograph)
Fungsi Gas Sensor untuk mendeteksi, mencatat, dan menganalisa baik secara kuantitatif maupun kualitatif serta komposisi gas yang terikut kedalam sistem lumpur bor.
Menurut fungsinya, Gas Sensor ini dapat dibedakan dengan beberapa jenis alat ukur antara lain:
a.    Gas detector.
b.    Gas Chromatograph.
c.    Hydrogen Sulphide Sensor.

a.     Gas Detector
Fungsi Gas Detector untuk mengukur kadar gas hidro karbon ringan yang terikut ke dalam sistem lumpur bor yang dapat dipisahkan secara terus-menerus oleh Degasser. Gas yang masuk ke dalam sistem lumpur dapat menurunkan berat jenis lumpur, sehingga Driller dapat segera mengantisipasi kesulitan pemboran yang akan terjadi.
Pengukuran kandungan gas di dalam sistem lumpur dapat dibedakan dalam 3 kondisi yaitu :
a.    Background Gas (BG).
Kandungan gas yang masuk ke dalam sistem lumpur ketika pemboran sedang berlangsung.
b.    Trip Gas (TG).
Kandungan gas yang masuk ke dalam sistem lumpur ketika melakukan round trip (misal cabut/masuk ganti pahat bor).
c.    Connection Gas (CG).
Kandungan gas yang masuk ke dalam sistem lumpur ketika menyambung rangkaian pipa bor.
Cara kerja alat ukur ini dapat diuraikan sebagai berikut:
Sensor penangkap gas (gas trap) dipasang pada saluran lumpur yang keluar dari sumur. Gas yang terperangkap akan mengalir ke Gas Sensor. Konsentrasi gas tersebut diukur dalam satuan persen (maksimum 100%).
b. Gas chromatograph
Fungsi Gas Chromatograph untuk mengidentifikasi persen komponen gas yang terikut ke dalam sistem lumpur bor, sehingga dapat diketahui persentasi gas Methane (C1), Gas Ethane (C2), Gas Propane (C3), Gas Iso Butane (i-C4), dan Gas Normal Butane (n-C4).
Hasil pengukuran ini dapat direkam pada Chromatografik .Fungsi Gas Chromatograph untuk mengukur kuantitas dan kualitas ekstrak gas yang terikut ke dalam sistem lumpur bor.

c. Hydrogen Sulphide Sensor
Fungsi Hydrogen Sulphide Sensor untuk mengukur kadar ekstrak gas H2 S yang terikut ke dalam sistem lumpur bor. Dengan demikian, Driller dapat segera mengambil tindakan pengamanan, karena gas H2 S yang berkonsentrasi tinggi ( > 100 ppm ) sangat membahayakan terhadap manusia, binatang, dan peralatan bor & sumur.
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada alat-alat ukur gas ini antara lain:
a.    Periksa dan bersihkan alat penangkap ekstrak gas di saluran lumpur yang keluar dari sumur, agar gas yang keluar dari sistem lumpur dapat langsung ditangkap oleh sensor penangkap gas.
b.    Periksa pipa saluran gas ke Gas Sensor, jangan sampai bocor atau terjepit, agar semua gas yang ditangkap dapat diukur dengan baik pada setiap saat.
c.    Lakukan kalibrasi secara periodik, agar hasil pengukurannya sesuai dengan kondisi yang benar. 

Proses ini meliputi perforasi yaitu pelubangan dinding sumur; pemasangan seluruh pipa-pipa dan katup produksi beserta asesorinya untuk mengalirkan minyak dan gas ke permukaan; pemasangan kepala sumur (wellhead atau chrismast tree) di permukaan; pemasangan berbagai peralatan keselamatan, pemasangan pompa kalau diperlukan, dsb. Jika dibutuhkan, metode stimulasi juga dilakukan dalam fase ini.Selanjutnya well-evaluation untuk mengevaluasi kondisi sumur dan formasi di dalam sumur.Teknik yang paling umum dinamakan logging yang dapat dilakukan pada saat sumur masih dibor ataupun sumurnya sudah jadi.

2. Geolograph        
Fungsi Geolograf untuk mengukur perubahan beberapa parameter bor selama pemboran sedang berlangsung. Beberapa parameter bor yang direkamnya antara lain :
a.  Kedalaman sumur.
b.  Waktu mengebor.
c.   Kecepatan pemboran.
d.    Putaran rangkaian pipa bor per menit.
Geolograf merupakan kumpulan dari beberapa hasil rekaman alat-alat ukur yang telah dijelaskan sebelumnya, sehingga hal ini merupakan suatu rangkuman data parameter pemboran yang direkam dalam bentuk grafik / chart.

Keunggulan dari alat ukur ini terhadap alat ukur lainnya adalah data parameter bor terekam berupa grafik selama 24 jam terus menerus, sehingga grafik ini dapat membantu untuk menganalisa beberapa kejadian selama pemboran berlangsung antara lain :
a.    Perubahan sifat batuan yang ditembus.
b.    Kerusakan pada pompa dan rangkaian pipa bor.
c.    Pahat bor buntu.

3. Inclination & Direction Hole Survey
Fungsi Inclination & Direction Hole Survey untuk merekam kemiringan dan arah lubang sumur. Dengan demikian, Driller mengetahui perubahan keadaan lubang sumur, agar dapat mencapai target pemboran yang telah direncanakan dengan baik.
Beberapa pabrik pembuat alat ukur ini ada yang hanya untuk mengukur kemiringan lubang saja, pada alat ukur ini hanya menggunakan bandul pendulum saja. Sedangkan yang mengukur kemiringan dan arah lubang sumur, pada alat ukur ini dilengkapi dengan magnit untuk menunjukkan arah lubang sumur saat itu.
Menurut cara perekamannya dapat dibedakan sebagai berikut :
a.  Single shot.
Pada alat ukur ini hanya merekam satu kali rekaman saja pada sekali pengukuran alat ukur didalam sumur.
b.   Multiple shot.
Pada alat ukur ini dapat merekam lebih dari satu rekaman pada sekali pengukuran alat ukur di dalam sumur.

4. Sample
Sample merupahkan bagian bahan galian dari suatu endapan yang digunakan untuk bahan penelitian untuk mengetahui keadaan dan sifat fisik dari suatu endapan maupun daerah.
Di dalam proses pembukaan sumur eksplorasi yang baru terdapat beberapa jenis sample yang ada saat ini, yakni :
a. dry sample
b. core sample
c. swc (satwal core)
d. unwoshed.

Umumnya sample dapat ditemukan di lapisan-lapisan stuktur batuan sebagai berikut ini, struktur tersebut antara lain adalah :
a. telisa sand
b. batu raja
c. talang akar
d. basement

Secara umum minyak biasanya terdapat dilapisan batuan sedimen / sand stone. Untuk itu dalam pembukaan sumur eksplorasi yang baru, sample yang biasa ditemukan dalam proses pemboran adalah :

1. cutting 
Sample cutting adalah semple yang hancur akibat terkena bit atau mata bor pada saat pemboran sedang berlangsung yang terikut bersamaan dengan lumpur bor pada saat pemompaan lumpur.Sample cutting sebelum diambil, terlebih dahulu di pisahkan dari lumpur dengan di campur air agar sample dan lumpur dapat terpisah.
2. coring 
core / coring adalah sample batuan yang di ambil pada saat pemboran berlangsung, sample ini di ambil dengan cara memasukan suatu pipa fiber sepanjang 20 ft  di dalam formasi DP. Sample jenis ini posisinya tidak menentu, tergantung pada jenis struktur batuan tersebut.sample coring tidak dilakukan pada setiap pekerjaan pemboran. Pengamblan sample ini hanya berlangsung pada saat proses pembuatan atau pembukaan sumur minyak yang baru dan juga untuk data penelitian


Monday, 5 October 2015

Titik Terang Blok Masela, Maluku

http://Teknik-Perminyakan-Indonesia.blogspot.co.id
Maps: Inpex Corporation Field Abadi
Masela Block - Maluku



Blok Masela merupakan kawasan kilang minyak dan gas yang terletak di  laut Arafura, Maluku. Salah satu sumur yang diunggulkan dari blok tersebut adalah Lapangan Abadi, yang ditaksir Inpex bisa memproduksi gas sebesar 421 juta standar kaki kubik gas per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd) dan kondensat sebanyak 8.400 barel per hari.

Inpex Coporation sudah melakukan kontrak sejak tahun 16 November 1998 untuk ekplorasi lapangan dan kemudian 30 Desember 2008 ada persetujuan sementara POD 1 dari Menteri ESDM dibawah kabinet SBY. dan  pada tanggal 6 Desember 2010 disetujui POD 1 lapangan Abadi.

Inpex mengungkap rencananya meningkatkan kapasitas FLNG di Blok Masela, menyusul ditemukannya cadangan gas baru. Untuk itu, Inpex akan menambah train dari satu unit menjadi tiga unit, dengan estimasi investasi mencapai US$ 14 miliar.  

Keterangan dari Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, Teguh Pamudji memastikan keputusan atas rekomendasi yang disampaikan SKK Migas terkait revisi plan of developmen (POD) untuk revisi I Lapangan Abadi, Blok Masela kepada Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said ditargetkan akan rampung tanggal 10 Oktober 2015 mendatang.

Pembangunan storage LNG terapung adalah konsep teknologi yang ingin diterapkan oleh inpex tetapi menurut Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said meminta di Blok Masela dilakukan pembangunan kilang melalui fasilitas didarat mengunakan pipanisasi (onshore) dan bukan membangun LNG. Untuk menyelesaikan hal tersebut, telah dilakukan pembicaraan yang telah dilakukan kedua Kementerian.

Dan yang terpenting proyek ini akan membangkitkan industri diwilayah Indonesia Timur - Maluku, Sudirman Said pun menuturkan bahwa bila proyek ini sudah mencapai finaly dan berproduksi maka akan menyerap ribuan SDM Indonesia dan titik terang untuk energi Indonesia.

Sumber :
http://www.esdm.go.id
http://www.cnnindonesia.com
http://economy.okezone.com
http://liputan6.com




Sunday, 20 September 2015

Kenapa Harga Minyak Mentah Tak Kunjung Stabil ?

Progress Well Service - Rig Service 250 HP ADERA

PT. Pertamina EP Asset II field ADERA
Sudah hampi satu tahun harga minyak mentah mencapai di level terendah banyak prediksi para pengamat migas maupun sumberdaya energy mengatakan harga minyak mentah akan kembali stabil di pertengahan dan di akhir tahun 2015 ini, mungkin prediksi ini akan melenceng jauh karena berdasarkan komoditas Brent Crude (ICE) dan WTI Crude Oil (Nyimex) masih menduduki $47 dan $44 per barrel.

Dari awal bulan Jan-2015 s/d Sep-2015 harga minyak tak kunjung stabil banyak faktor yang membuat harga minyak mentah merosot seperti sekarang ini mulai dari Amerika Serikat yang sekarang ini aktif sebagai produsen terbesar di dunia dengan 10 juta barrel Crude Oil per hari bandingkan dengan negara OPEC ( terdiri dari Iran, Irak, Kuwait, Saudi Arabia, Venezuela, Qatar, Libya, Uni Emirat Arab, Aljazair, Nigeria, Gabon, dan Angola ) yang produksi hanya mencapai 34 juta barrel Crude Oil per hari. 

Revolusi energi Amerika Serikat membuat kelebihan pasokan minyak mentah dan melemahnya permintaan minyak mentah ini disebabkan pertumbuhan perekonomian di tiongkok hanya bertambah satu angka saja. 

Bahkan para pelaku industri perminyakan yaitu OPEC tetap mempertahankan laju produksinya maka secara logika sekarang dunia kebanjiran minyak mentah, 

Dampak yang sangat dirasakan yaitu profit perusahaan menurun drastis sehingga banyak PHK disektor migas, lowongan perkejaan bagi fresh grad sudah hampir punah di tahun ini, padahal besar harapan untuk megapai cita-cita bekerja di dunia perminyakan.

Sunday, 2 August 2015

Proyek Senilai$70USD Siap Mewarnai Dunia Migas Indonesia

Ilustrasi Picture
Jika beroperasi Proyek Donngi Senoro LNG beroperasi selama 13 tahun, Pemerintah memperkirakan akan ada potensi tambahan penerimaan negara yang dihasilkan dari  sekitar USD 7.02 Milyar. Model  Proyek infrastruktur minyak dan gas bumi yang terbesar di Sulawesi ini diupayakan dapat dibangun dibanyak lokasi di wilayah Indonesia.

“Apabila proyek beroperasi selama 13 tahun maka diperkirakan akan meningkatkan pendapatan negara sekitar USD 7.02 milyar dengan asumsi harga minyak mentah JCC USD 70/bbl. Saya kira asumsi ini belum terlalu meleset dengan perkiraan harga sekarang,” ujar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said dalam sambutanya, sesaat sebelum mendampingi Presiden Republik Indonesia meresmikan Mega Proyek Pertamina Terintegrasi di Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (2/8).

Potensi tambahan sebesar itu akan didapat dari JOB Senoro sebesar USD 4.96 milyar, Matindok Gas Development Project sebesar USD 1.06 milyar dan Donggi Senoro LNG dan PT Panca Amara Utama sebesar USD 1.0 milyar, lanjut Sudirman.

Pengembangan proyek Donggi Senoro merupakan proyek model hilir pertama di Indonesia. Donggi Senoro sebagai perusahaan hilir bertanggung jawab hanya untuk pengolahan gas alam menjadi LNG, serta memasarkannya kepada pembeli. Proyek ini merupakan Proyek kerjasama antara Indonesia, Jepang dan Korea tanpa keterlibatan major oil and gas companies. (SF)

ESDM News.

Friday, 31 July 2015

Rig Kapal Jadi Pengangguran

Rig Kapal Jadi Pengangguran
Ilustration : Drilling Ship 
Bayangkan anda memarkir kapal seharga US$300 juta selama berbulan-bulan di laut lepas, dengan membayar mahal mekanik-mekanik yang selalu menjaga agar mesinnya tetap hidup. Teluk Meksiko dan Laut Karibia sekarang menjadi sebuah garasi untuk Rig2 Kapal - dengan ongkos sekitar US$70.000/hari. Ini lebih baik daripada terpaksa mengirim rig-rig yang mahal itu untuk dibesi tuakan.

Merupakan dilema, di mana industri lepas pantai yang ditujukan untuk mengimbangi hebohnya dunia minyak, ternyata telah menghadapi kegagalan. Para pemilik Rig terpaksa menganggurkan sejumlah armadanya, yang dulunya belum pernah terjadi, karena beberapa pelanggan seperti ConocoPhillips mengurungkan eksplorasi laut-dalam yang mahal. Dan ini menjadikan Transocean Ltd. dan Ensco Plc, dua dari tiga pemain terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Terlalu banyaknya armada-armada eksplorasi baru, nampak cukup galau sebelum harga minyak anjlok. Dan sekarang betul-betul menjadi bencana. Galangan-galangan kapal terus membuat unit-unit baru untuk memenuhi pesanan sewaktu harga minyak melambung, tetapi penyedia rig sudah tidak butuh lagi. Selagi kontrak-kontrak sudah habis, banyak perusahaan minyak yang tidak memperpanjang, dan bahkan ada yang telah dibatalkan.

Jumlah Rigkapal yang menganggur sudah tiga kali lipat sejak tahun lalu, menjadi 31, atau sekitar 1 dari setiap 4 rigkapal yang beroperasi di seluruh dunia. Dan ini terjadi sejak bulan Juli 2008, sekitar sepertiga rigkapal yang nganggur berada di Teluk Meksiko dan Laut Karibia.

Semisubmersible jumlah Rig semisubmesible yang menganggur juga semakin tidak menenangkan. Dari 190 unit yang ada di seluruh dunia, 46 unit nganggur, meningkat dari 39 di awal tahun 2014. Pengiriman lebih dari 60 rig baru yang dipesan sampai akhir tahun 2018 malah semakin memperburuk selagi harga minyak mentah masih separonya dari harga pertengahan tahun 2014, mana tanpa ada tanda-tanda akan membaik lagi.

Sekitar 50 kontrak rig laut-dalam akan berakhir tahun ini. Jika dalam waktu dekat tidak mendapat kontrak, pemilik harus memutuskan apakah akan dianggurkan atau dibesituakan.
Beberapa kontrak sedang ditandatangani dan bahkan kontrak yang sedang berlaku masih menjadi tanda tanya.

Pembatalan Kontrak ConocoPhillips pada tanggal 16 Juli yang lalu mengumumkan telah membatalkan 3 tahun kontrak sebuah Rigkapal milik Ensco yang sewanya sebesar US$550.000/hari untuk bekerja di Teluk Meksiko. Namun mereka harus tetap membayar penalti sebesar 2 tahun sewa atau kira-kira US$400juta. Ensco bilang, memang uang penalti itu bisa membantu mengimbangi hilangnya pemasukan, namun tetap tidak bisa merubah kenyataan bahwa rig yang nganggur memerlukan biaya tambahan. Jika dalam waktu dekat tidak mendapat kontrak, akan semakin membengkak biayanya.

Tahun lalu, rigkapal "Deepwater Expedition" milik Transocean yang mampu mengebor di kedalaman air 8.500 kaki (2.600 m) disewa dengan bayaran US$650.000/hari, ini merupakan harga sewa termahal yang pernah terjadi. Setelah kontrak berakhir pada bulan November lalu, rig ini membebani biaya termahal bagi pemilik rig lepas pantai terbesar di dunia itu dengan ongkos US$100.000/hari. Akhirnya dijual oleh Transocean.

Thursday, 16 July 2015

Revitalisasi Kilang, Indonesia Cari Supply Crude Oil

Kilang Minyak

VIENNA, AUSTRIA – Pemerintah Arab Saudi, Kuwait, Irak Dan Anggola menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerjasama lebih erat dengan Pemerintah Indonesia dibidang minyak dan gas bumi baik pada sisi hulu maupun hilir. Kesiapan negara-negara tersebut dinyatakan dalam bilateral meeting secara langsung kepada pimpinan delegasi Indonesia, Menteri ESDM, Sudirman Said.

Berikut hasil-hasil pertemuan bilateral meeting dengan Delegasi Arab Saudi, Kuwait, Irak dan Angola.

Pertemuan Menteri ESDM dengan Menteri Petroleum Angola, José Maria Botelho de Vasconcelos  membahas beberapa peluang kerjasama, antara lain supply crude untuk Indonesia. Saat ini Indonesia membeli 1 juta barrel crude per bulan dari Angola. Dalam pertemuan itu, Pemerintah Indonesia bersama Pertamina mengungkapkan kebutuhan supply crude yang lebih banyak dengan proses revitalisasi kapasitas kilang dari 800.000 bpd dengan 1,6 juta bpd sehingga dibutuhkan supply yang lebih besar lagi.  

Di sisi upstream Pemerintah juga mendorong Pertamina dan NOC Angola (Sonangol) untuk bekerjasama dalam melakukan eksplorasi dan eksploitasi di ladang-ladang minyak di Angola. Selanjutnya di sisi downstream, Menteri Angola dan Menteri ESDM Indonesia juga mendorong NOC kedua negara membangun refinery bersama-sama di Indonesia untuk benefit bersama. Dengan kerjasama ini maka Angola akan memiliki  pembeli minyak mentah jangka panjang yakni Indonesia dan Indonesia juga akan memiliki pemasok minyak minyak mentah jangka panjang yakni dari Angola. 

Pertemuan dengan Delegasi Arab Saudi. Delegasi Indonesia terdiri dari Menteri ESDM, Sudirman Said, Dirjen Minyak Dan Gas Bumi, Kepala Unit Pengendali Kinerja Kementerian ESDM, Direktur Utama PT Pertamina dan Perwakilan KBRI Vienna. Delegasi Arab Saudi dipimpin langsung oleh Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali Al-Naimi bersama Wakil Menteri Perminyakan Pangeran Abdulaziz bin Salman al-Saudi.

Kedua pihak mendiskusikan beberapa hal antara lain, aprasiasi Arab Saudi mengapresiasi kembalinya Indonesia menjadi anggota OPEC secara penuh karena Indonesia merupakan founder OPEC. Pemerintah Arab Saudi menyatakan mendorong NOC Arab Saudi (Saudi Aramco) untuk secara profesional berinvestasi dalam pembangunan kilang di Indonesia guna menjamin kontinuitas pasokan jangka panjang bagi Indonesia sebagai konsumen/pembeli, dan Arab Saudi sebagai produsen. 

Selanjutnya, pertemuan dengan delegasi Kuwait. Pemerintah Kuwait menyatakan kesiapannya untuk mendorong perusahaan nasional Kuwait untuk investasi di Indonesia. Di samping itu Pemerintah Kuwait meminta pemerintah Indonesia mempertimbangkan komitmen Kuwait untuk membangun kilang di Indonesia. 

Pemrintah Indonesia sendiri meminta kepada Kuwait untuk dapat diberikan kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan usaha hulu di Kuwait, selain itu, Indonesia juga meminta kesediaan Kuwait untuk memasok minyak mentah untuk kebutuhan Indonesia karena Indonesia membutuhkan security supply crude untuk jangka panjang.

Pertemuan bilateral antara Menteri ESDM dengan Menteri Perminyakan Irak mendiskusikan tentang potensi Irak meningkatkan pasokan jangka panjang minyak mentah untuk Indonesia dan juga membuka kesempatan Irak untuk berinvestasi dalam pembangunan kilang di Indonesia. Irak juga membuka kesempatan bagi Pertamina untuk memperluas atau memperbesar partisipasi dalam kegiatan usaha hulu migas di mana Pertamina saat ini memiliki share di blok minyak di Irak yakni blok West Qurna bersama Lukoil dan LITASCO dengan produksi 1 juta barrel per bulan. (SF)

Dikutip Langsung : www.esdm.go.id

Kesepakatan Nuklir Iran Berbuah Naiknya Harga Minyak

Kesepakatan Nuklir Iran Berbuah Naiknya Harga Minyak
Img: Illustrasi 


NY,  Tepat di hari selasa kemarin kesepakatan nuklir iran berbuahkan naiknya harga minyak dunia. Kesepakatan nuklir Iran dengan beberapa negara yaitu Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Jerman, Rusia, Prancis, dan Tionkok membahas pembatasan penggunaan nuklir maupun produksi per level. 

Dari perjanjian tersebut yang telah dilakukan sanksi yang diberikan AS, Uni Eropa dan PBB akan dicabut jika pemerintah Iran serius menanggapi perihal membatasi program nuklirnya. pencabutan sanksi ekspor minyak terhadap iran akan dilakukan secara bertahap mengingat Iran adalah negara eksportir minyak mentah terbesar keempat.

"Minyak dari Iran akan membutuhkan waktu untuk kembali, kemungkinan besar baru masuk lagi ke pasar pada semester II 2015," kata analis perminyakan Amrita Sen dilansir dari Reuters, Rabu (15/7/2015).
Sebuah survei Reuters memperkirakan, Iran akan dapat meningkatkan ekspor minyak mentah oleh hanya 60 persen dalam setahun.

Harga minyak mentah jenis Brent ditutup naik US$ 66 sen atau 1,1 persen menjadi US$ 58,51 per barel. Harga telah jatuh hampir US$ 2  dari sebelumnya, ditopang berita dari kesepakatan nuklir Iran.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate melonjak US$ 84 sen atau 1,6 persen menjadi US$ 53,04 setelah turun sebelumnya berada di level US$ 50,38 per barel.

Dalam perdagangan usai kesepakatan tersebut, harga minyak Brent dan WTI naik sekitar 2 persen, setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan 7,3 juta barel dalam stok minyak mentah AS pekan lalu.

Di Timur Tengah, pasukan Teluk Yaman berhasil merebut kembali bandara internasional Aden dari pejuang milisi Houthi Iran usai melewati pertempuran berat, menambah ketegangan geopolitik sekitar pasokan minyak dari kawasan itu. (Ndw/Gdn) 

Friday, 20 March 2015

Gunakan LNG, PLN Hemat Rp 5 Triliun Per Tahun

Gunakan LNG, PLN Hemat Rp 5 Triliun Per Tahun

PLN dapat menghemat Rp 5 triliun kalau gunakan LNG

JAKARTA - Liquid Natural Gas (LNG) yang dibeli PLN dari kilang Tangguh, Papua, sudah dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pasokan listrik Sumatera bagian utara dan menggantikan bahan bakar minyak pembangkit Belawan. Hal ini terlaksana setelah pengoperasian terminal penerimaan dan regasifikasi LNG Arun diresmikan oleh Presiden Jokowi di Arun, Nanggroe Aceh Darussalam, Senin (9/3).

PLN memanfaatkan pasokan gas dari regasifikasi Arun ini khususnya untuk digunakan oleh pembangkit listrik Belawan dan pembangkit-pembangkit listrik baru berbahan bakar gas lainnya yang dilewati ruas pipa gas Arun-Belawan. Dengan pengoperasian fasilitas regasifikasi Arun ini, tahun 2015 PLN dapat menghemat lebih dari Rp 5 triliun dari selisih konversi High Speed Diesel (HSD) ke LNG. Harga LNG yang lebih kompetitif dibandingkan HSD akan memberikan manfaat kepada PLN dalam bentuk penurunan biaya pokok produksi.

Total kebutuhan pasokan gas sementara di pembangkit listrik Belawan sebesar 96 BBTUD untuk mengoperasikan mesin Gas Turbin (GT) 1.1, GT 2.1, dan GT 2.2. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik (PLTMG) sewa di Belawan sebesar 2 BBTUD. Sehingga total kebutuhan PLN saat ini sebesar 98 British Thermal Unit per Day (BBTUD).

Dengan adanya pasokan gas berbasis LNG, maka keberlangsungan pasokan gas menjadi lebih terjamin, karena nantinya PLN dapat membeli pasokan LNG baik dari pihak domestik maupun Internasional. Selain itu penggunaan BBM untuk pembangkit listrik PLN di Belawan dapat dikurangi hingga 80%. Dengan catatan saat ini PLN masih menggunakan bahan bakar minyak marine fule oil (MFO) di Belawan sebesar 2 x 65 MW.

Kerja Sama 3 Pihak

Dalam upaya memenuhi kebutuhan pasokan gas di Aceh, Medan dan Sumatera Bagian Utara , PLN bekerja sama dengan BP Tangguh, PT Perta Arun Gas dan PT Pertamina Gas. PLN  membeli 9 kargo LNG dari Tangguh, Papua dan membawanya ke Blang Lancang – Arun untuk kemudian disimpan dan diproses lebih lanjut menjadi gas alam oleh PT Perta Arun Gas yang kemudian ditransportasikan melalui pipa Arun-Belawan sepanjang 350 km hingga ke pembangkit listrik Belawan oleh PT Pertamina Gas.

Berikut tahapan telah dilewati PLN dan Pertamina sehingga PLN dapat menikmati pasokan gas dengan harga yang jauh lebih ekonomis dibandingkan BBM untuk memasok listik ke Sumatera bagian utara :
  1. Penandatangan kontrak dengan BP Tangguh pada tanggal 17 Oktober 2014 untuk memenuhi pasokan LNG PLN sampai dengan tahun 2033 dimana salah satu destinasinya ialah Terminal Regasifikasi Arun.
  2. Pipa Arun – Belawan yang telah lebih dulu diresmikan pada 12 December 2014 oleh Menteri ESDM.
  3. Pengiriman kargo LNG pertama untuk keperluan commissioning Terminal Arun Regasifikasi pada tanggal 19 Februari 2015 lalu.